Assalammuallaikum...
Terimakasih telah mengunjungi blog saya
Kembali lagi dengan saya mahasiswa jurusan Digital Communiction.
Diblog sebelumnya saya sudah sedikit menjelaskan tentang digicomm itu
apa dan sedikit membahas tentang komunikasi interpersonal. Baiklah, disini saya
akan melanjutkan materi pelajaran digicomm yaitu tentang komunikasi kelompok
dan komunitas maya dalam buku Ananda Mitra, PH. D .
KOMUNIKASI KELOMPOK
Seperti yang diketahui kelompok merupakan sejumlah kecil
orang , biasanya terdiri dari tujuh sampai sembilan orang, dimana kelompok
memiliki tujuan yang sama. jika didalam kelompok itu ada seseorang yang tidak
mimiliki tujuan yang sama, itu akan membuat kelompk menjadi renggang dan tidak
bertahan lama. Contohnya, ketiaka kita disuru oleh dosen untuk menerjakan tugas
berkelompok pasti kita yang berada dalam satu kelompok itu memiliki tujuan
untuk menyelesaikan tugasnya, namun kadang kalah ada beberapa orang yang tidak
memiliki tujuan itu, sehingga membuat pertemuan menjadi sulit, kerjasamanyapun
kurang dan masalah-masalah lainnya. Namun, denga berjalannnya waktu, kini
teknologi yang berbasis digital telak menyediakan alat-alat untuk pertukaran
pesan antara kelompok. Contohnya adalah chat room, konferensi digital dan
jaringan digital.
Komunikasi antar kelompok itu harus dilakukan. Karena tanpa
adannya komunikasi hal-hal yang seperti yang saya jelaskan tadi akan terjadi. Dengan
kemudahan teknologi digital membuat komunikasi antar kelompok menjadi mudah
contohnya saja penggunaan grub di aplikasi Line, saya sendiri memiliki grub
line, saya merasa lebih mudah untuk berkomunikasi dengan teman-teman satu kelompok
saya walaupun jarak mereka jauh dari saya tanpa betatap muka secara langsung. Sehingga
jika ada teman yang beralasan tidak bisa datang atau tidak mendapatkan
informasi dari ketua akan menghilangkan niat untuk beralasan seperti itu.
Kita dapat melakukan komunikasi kelompok itu dengan mudah
karena adannya Internet, yang memungkinkan orang untuk menghubungkan komputer
mereka ke jaringan yang lebih besar dan untuk bertukar informasi melalui file.
Internet, kemungkinan tak terhingga, juga telah menjadi alat untuk
menghubungkan komputer dari orang-orang yang memiliki kepentingan bersama atau
tujuan. Kelompok dapat bebas terbentuk dalam ruang digital secepat koneksi
handal yang dibuat antara komputer orang dengan tujuan bersama. Setelah
Internet menetapkan komunikasi dan akses, kekuatan yang memegang kelompok
bersama-sama adalah kepentingan bersama dari para anggota. Masalah lokasi
menjadi faktor sekunder, sebagai fungsi Internet hanya sebagai alat untuk
memungkinkan orang-orang untuk berbagi informasi.
Pengguna chat room kemudian dapat melihat nama-nama pengguna
lain; karena setiap jenis pengguna sesuatu di komputer mereka, itu muncul pada
komputer dari semua pengguna lain, memproduksi koneksi real-time antara
pengguna Melalui sistem ini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan dan menerima
jawaban dari semua pengguna lain yang terhubung ke sistem. Tapi hal tersebut
mengubah dinamika kemopok virtual, dimana kita tidak dapat melihat gerak tuubu,
nada, ataupun volum dari teman kita. Namun dengan adanya simbol atau emoticon
yang telaha ada di chat room, kita dapat mengetahui ekspresi teman chat kita,
sehingga kita tau apakah dia sedang marah sedih ataupun senang.
Jadi intinya dalam komunikasi kelompok yang telah dilakukan
dengan teknologi digita ini sangat memudahkan kita untuk saling berhubungan
satu dengan yang lainnya walaupun jaraknya jauh.
CYBER COMMUNITY
seperti yang kita ketahui teknologi digital mengubah sifat masyarakat, yang
memungkinkan orang-orang dari seluruh dunia untuk menjadi anggota komunitas
cyber tanpa harus secara geografis dekat satu sama lain.dimana jejaring sosial seperti facebook, twitter, ataupun myspace yang memungkinkan orang untuk terhubung dan mengembangkan hubungan dengan jarak jauh.
cyber community mendorong lahirnya sebuah ruang kehidupan baru yang sangat berguna bagi kehidupan manusia dengan nilaiguna yang sangat baik. cyber community ini sering kita gunakan di dunia maya khususnya facebook. dimana kita saling berkomunikasi satu sama lain walapun berhubungan dengan jarak jauh.
contohnya ketika kia menggunakan facebook, kita telah membentuk cyber community, dimana kita telah menciptakan kelompok-kelompok kecil dari teman-teman kecil, teman sebaya maupun teman-teman yang memiliki hobi yang sama.
Dengan adanya Internet juga memungkinkan orang untuk mengakses dan berbagi sejumlah besar informasi pada
kecepatan yang sangat tinggi, jarak menjadi benar-benar tidak relevan dalam
pembentukan komunitas cyber ini, karena tidak peduli apakah informasi digital
bepergian ribuan mil atau hanya sebelah. Sebuah komunitas orang dibangun di
sekitar pertukaran informasi digital tidak selalu berkaitan dengan jarak,
asalkan anggota memiliki akses ke koneksi data berkecepatan tinggi.
jaringan
sosial adalah layanan yang ditawarkan melalui situs Web profesional yang telah
dirancang dengan cara yang unik bagi pengguna untuk berkomunikasi dengan orang
lain. mereka telah membuat kita untuk memiliki profil sehingga teman kita tahu informasi tentang kita, contohnya kita menggunakan facebook, di situ kita menuliskan status dimana kita sedang berada disuatu temapat atau sedang melakukan kegiatan sesuatu, otomati teman-teman yang berteman dalam facebook kita mengetahui informasi tersebut.
namaun dalam cyber community ini. kita juga harus berhati- hati, dimana banyak khasus yang terjadi. seperti pembunuhan atau pemerkosaan yang terjadi karena perkenalan kita di dunia maya, karena informasi profil yang digunakan itu masih ada kekurangan dimana identitas yang digunakan bisa palsu sehingga terkadang disalahgunakan. duluh pasti anda pernah melihat berita di telefisi, dimana ada anak yang tidak kembali lagi kerumahnya, ternyata ketika di selidiki dia telah meninggal dunia, itu dikarenakan dia ingin bertemu dengan teman facebooknya yang ternyata telah membohonginya dan terjadilah kasus tersebut.
intinya Tidak
ada jaminan bahwa dunia maya identitas masyarakat benar-benar jujur, sehingga
akan bijaksana untuk menganggap bahwa persona online adalah orang yang sama
dalam kehidupan nyata. Kurangnya kontak tatap muka, selain melalui kamera
video, menghilangkan cara terbaik untuk menilai identitas sebenarnya dari orang
lain. Hubungan dan identitas benar-benar didasarkan pada representasi digital,
menunjukkan bahwa sikap hati-hati diperlukan sebelum hubungan
masyarakat maya pindah ke kehidupan nyata.
Karena
lebih banyak pesan yang dipertukarkan dan komunitas cyber lebih terbentuk,
orang harus menyesuaikan bagaimana mereka berkomunikasi di dunia digital untuk
memastikan perlindungan yang ada dalam kehidupan nyata.
sekian untuk penjelasan saya,,, kita akan lanjutkan di blog saya berikutnya.
wasalammuallaikum................